Berhenti Merokok Dengan EFT

Mark Twain mengatakan, " Berhenti merokok itu mudah. Saya melakukannya beribu kali." Mungkin anda perlu juga mencobanya. Mengapa berhenti selamanya sangat sulit bagi begitu banyak orang? Jawabannya karena nikotin.


Nikotin adalah kandungan kimia yang ada dalam tembakau. Tubuh akan menjadi tergantung secara fisik dan psikologi pada nikotin. Riset menyatakan seseorang harus mengatasi dua faktor ketergantungan tersebut di atas agar sukses berhenti merokok selamanya.

Ketika rokok dihisap , asap rokok masuk ke dalam paru-paru. Asap akan diserap masuk ke dalam aliran darah dan dibawa ke jantung, otak, hati, dan limpa. Nikotin mempengaruhi banyak anggota tubuh, termasuk jantung dan pembuluh darah, sistim hormon, metabolisme tubuh, dan otak. Nikotin ditemukan di air susu dan di mulut rahim. Nikotin dengan bebas melewati plasenta dan ditemukan di cairan ketuban dan di saluran darah bayi yang baru lahir. Nikotin di uraikan dalam organ liver, paru-paru, dan ginjal.


Nikotin sebenarnya dapat menyebabkan perasaan senang. Akan tetapi jika membuat seorang perokok terus saja ingin merokok sehingga kecanduan dan juga bekerja sebagai penenang maka merokok bukan merupakan kebiasaan yang baik. Begitu sistem tubuh beradaptasi dengan nikotin, perokok cenderung akan menambah jumlah rokoknya, dan tentunya jumlah nikotin yang masuk ke dalam darahnya. Sementara itu, perokok mengembangkan toleransi pada drug, yang memicu untuk merokok terus menerus. Dan biasanya, perokok mencapai level nikotin tertentu dan merokok untuk mempertahankan level nikotin dalam darah.



Terapi EFT untuk berhenti merokok
Perokok mungkin dapat mengatasi gejala-gejala fisik akibat berhenti merokok, tapi banyak yang gagal untuk mengatasi gejala-gejala psikologi akibat berhenti merokok.

EFT bukan saja dapat mengatasi gejala-gejala fisik akibat berhenti merokok seperti nafsu makan bertambah, kecemasan, mudah marah, susah berkonsentrasi, tekanan, iritasi, mulut terasa asam, sakit kepala, dll tapi juga dapat mengatasi gejala-gejala psikologis seperti merasa kehilangan sesuatu, sulit berkonsentrasi, keyakinan-keyakinan berkaitan dengan merokok, pemicu keinginan merokok (sehabis makan, bangun tidur. ) dll.

Sebagaimana yang sudah dibuktikan, hanya dalam 3 - 4 putaran EFT (kurang lebih 10 menit), tubuh akan dinetralisir dari racun nikotin dan tubuh akan menolak untuk merokok. Gejala-gejala yang umum setelah dilakukan terapi EFT adalah perokok tidak dapat merasakan nikmatnya rokok, pusing bila menghisap rokok atau asap rokok, mual, dan mau muntah bila merokok.

Selanjutnya itu penanganan EFT ditujukan pada gejala-gejala psikologi di atas pasca berhenti merokok. Sekarang berhenti merokok dapat lebih mudah dengan EFT.