Dasar Ilmiah EFT Jarak Jauh

Lebih dari 6 (enam) penilitian ilmiah yang telah dilakukan sejauh ini, dengan hasil-hasil yang sangat luar biasa. Kami sudah membuktikan bahwa kekuatan dahsyat dari energi itu memang luar biasa dan dapat mempengaruhi segalanya, diibaratkan mulai dari ganggang, daun-daun, sampai manusia.

 

Perubahan Cahaya
Semua percobaan-percobaan awal kami dirancang dan dilaksanakan oleh Dr. Fritz Albert Popp pada International Institute Biophysics di Neuss, Jerman dan Dr. Gary Schwartz di Laboratorium Universitas Arizona. Eksperimen kami yang pertama, menguji perubahan cahaya yang terjadi pada makhluk hidup.

Kami sebut cahaya itu dengan biofoton emmision. Popp mempunyai sejumlah detektor-detektor photocount sangat sensitif dan Dr. Schwartz menggunakan kamera-kamera CCD. Keduanya mampu mencatat, bahkan perubahan sekecil apapun yang keluar dari objek percobaan. Peralatan ultrasensitive jenis ini akan memungkinkan kami untuk merekam setiap perubahan–bahkan oleh suatu foton –dengan demikian menentukan tingkat pengaruh dari niat.

 

Tanaman,  Ganggang dan Manusia
Untuk pilot project eksperimen kami, 15 orang di laboratorium London diminta untuk mengirimkan niat positif kepada empat target pada laboratorium Popp di Jerman: dua jenis dari ganggang, satu tanaman Jade dan satu sukarelawan manusia.

Di dalam rancangan percobaan kami, kami menggunakan teknik on off-on off, sehingga kami bisa mengisolasikan setiap perubahan-perubahan yang mungkin terjadi. Kelompok eksperimen ini mengirim “niat” dalam pola waktu tertentu: 10 menit “ON”, lalu 10 menit “OFF” selama beberapa jam. Jika eksperimen kami berhasil, maka pada grafik akan tampak pola zigzag. Dan setelah menganalisis data penelitian, Popp menemukan bahwa eksperimen ini berhasil.

 

Daun Kecil yang Bercahaya
Pada bulan Maret dan April 2007, kami memulai sebuah percobaan “niat” dalam skala yang lebih besar. Kami mengadakan percobaan, dengan Dr. Schwartz dari Universitas Arizona. Tidak seperti eksperimen kami dengan Dr. Popp, kami memutuskan untuk memilih satu target saja.

Eksperimen kami yang pertama dilaksanakan pada sebuah Konferensi di London pada tanggal 11 Maret, di mana 400 peserta mengirimkan niat untuk membuat sebuah daun, di Universitas Arizona, “bercahaya”. Hasil dari percobaan ini dianalisis melalui foto-foto yang diambil menggunakan kamera CCD ultrasensitif. Dan ternyata daun itu benar-benar “bercahaya”.

 

Benih Yang Bercahaya
Di April 14, 2007, kami menjalankan eksperimen berikutnya dengan berbasis web. Sekarang targetnya adalah benih-benih stringbean. Kali ini partisipannya terdiri dari 7000 peserta dari 30 negara-negara di seluruh dunia. Tujuannya sama, yaitu membuat benih-benih tanaman “bercahaya”. Namun kali ini, partisipan dapat melihat objeknya dengan menggunakan webcam.


Hasilnya; tidak mengejutkan.tanaman tersebut bercahaya setelah 10 menit diberikan niat.