Empat Jenis Depresi

 

Endogenous Depression : adalah depresi yang tidak disebabkan oleh faktor eksternal. Biasanya digunakan untuk menjelaskan suatu depresi yang murni disebabkan karena faktor biologi, seperti brain disorder,
ketidakseimbangan hormon, disfungsi neurology yang mempengaruhi satu atau lebih neurotransmitters (kita memiliki 100, tetapi yang paling sering didengar adalah serotonin, norepinephrine, dopamine, and GABA ).

Bipolar disorder (Manic Depression) merupakan brain disorder yang sering identik dengan bentuk depresi yang lain. Masalah medis lainnya, seperti tyroid yang rendah, dapat juga menyebabkan gejala depresi. Toksin yang ada pada lingkungan dapat menjadi penyebab tersembunyi endogenous depression.

Exogenous Depression: Depresi yang berhubungan dengan lingkungan luar dan pemikiran yang negatif atau distorsi tentang diri kita terhadap lingkungan itu. Walaupun sumber depresi ini adalah ”eksternal,” akibatnya sering memiliki efek yang nyata pada kimia otak.

Existential Depression: adalah sebuah rasa sakit fisik yang dalam yang sulit untuk dijelaskan oleh alasan biologi. Issu seperti arti, tujuan dalam hidup, ketakutan akan kematian dan kehilangan adalah issu utama yang dapat menyebabkan seseorang sangat menderita sangat dalam. Ketakutan-ketakutan itu biasanya tersimpan sangat dalam di bawah sadar, tapi mempunyai efek yang besar pada diri kita. Terapi dan meditasi dapat menolong mengungkap ketakutan-ketakutan itu ke dalam kesadaran untuk dapat ditransormasi.

Postpartum Depression: satu dari lima wanita mengalami beberapa bentuk postpartum depression selama tahun pertama setelah melahirkan seorang anak. Baik itu perubahan hormon dan psychosocial stressors dapat menjadi kontribusi tipe depresi ini. Dalam hal ini treatment merupakan hal yang penting baik untuk sang ibu, termasuk juga sang anak.

Depresi dapat mempengaruhi baik tubuh maupun alam pikiran. Untuk setiap emosi dan pikiran yang kita miliki, terdapat reaksi hubungan kimia di dalam otak kita. Jadi, depresi tidak selalu ” biochemical” ataupun ”mental”. Hal ini lebih sering merupakan fungsi dari keduanya, dan teknik self-help depresi yang efektif mengambil penyembuhan yang diambil dari kemampuan diri sendiri.